Muhasabah Ciri Mukmin Sejati

9 May

Gambar

إِنَّ الله تَجَا وَزَعَنْ أُمَّتِي الْخَطَأَوَا النِّسيَانَ وَمَااسْتَكْرَهُوْا عَلَيْهِ

“Sesungguhnya Allah telah menyandingkan salah dan lupa kepada umatku dan segala hal yang ia benci.” (H.R. Ibnu ‘Adiy, Ibnu Majah, Thabraniy).

Manusia tempat salah dan lupa 

manusia itu tempatnya salah dan lupa. jadi, wajar kalo ada manusia bersalah atau lupa. kita tidak perlu berapologi dengan fitrah ini. saya yakin siapapun tidak ingin berbuat salah. bahkan preman sekalipun sebenarnya hati sanubarinya tidak menyetujui perbuatan majeg, ngerampok, atau mukulin orang, kerena ia tahu bahwa itu perbuatan dosa dan merugikan.

dengan realitas bahwa manusia itu tempat salah dan lupa, tetaplah kita buat proteksi agar salah dan lupa tidak selalu mengunjungi kita. namun, sekali saja terjerembab kedalam salah dan lupa, segera bangun dan kembali kejalan hidup yang benar (taubat). 

dalam hadist lain, Rasulullah bersabda:

“setiap anak adam itu mempunyai kesalahan dan sebaik-baik orang yang mempunyai kesalahan ialah orang-orang yang bertaubat”. (H.R. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Ada satu penekanan dalam hadist tersebut, yaitu orang salah yang terbaik. ada juga ternyata orang yang bersalah tapi terbaik. siapa dia? tegasnya, orang yang kembali kejalan hidup yang benar alias orang-orang yang bertaubat dari segala dosa, kesalahan dan kelupaannya.

Taubat yang benar

taubat merupakan kata serapan dari Bahasa Arab yang berasal dari kata taba-yatubu-tauban wa taubatan, artinya kembali. menurut imam Ali ibnu Muhammad al-Jurjaniy, dalam kitabnya At-ta’rifat , menyebutkan bahwa taubat adalah :

kembali kepada Allah dengan melepaskan ikatan dosa-dosa dari hati kemudian memenuhi segala hak Allah”

sedangkan menurut Ibnu Abbas, taubat yang benar (taubatan nasuha) adalah:

Menyesal dengan hati, meminta ampun dengan lisan, membuktikan dengan badan (amal) dan bertekad untuk tidak mengulanginya lagi”. (al-Jurjani, al-Aqsha:68)

dari definisi tersebut, jelas bahwa taubat yang benar itu adalah yang tidak jatuh pada kesalahan yang sama. sekali terjatuh, segera bertaubat dan bertekad untuk tidak mengulanginya. demikian seterusnya.

yang tidak kalah penting, Rasulullah menasehatkan kepada umatnya yang direpresentasikan kepada Mu’adz bin Jabal dengan sabdanya :

Bertakwalah kamu kepada Allah dimana saja kamu berada, dan ikuti kesalahan dengan kebaikan niscaya (kebaikan itu) akan menghapusnya, dan berakhlaklah kepada manusia dengan akhlak yang baik!” (H.R. Tirmidzi)

Muhasabah Diri

Setelah kita membahas tentang fitrah manusia yang tidak pernah luput dari salah dan lupa, dan taubat yang benar, mari kita bermuhasabah terhadap diri kita masing-masing.

1. apakah kita sudah bersih dari dosa?

2. apakah dosa kita sudah ditaubati ?

3. apakah kita sudah menebus dosa kita dengan giat melakukan kebaikan?

pertanyaan-pertanyaan tersebut layak ditanyakan kepada diri kita masing-masing. kita tidak usah dan memang tidak pantas mempertanyakan hal tersebut kepada orang lain. baiknya dijawab oleh diri sendiri saja.sibuk dengan dosa dan kesalahan orang lain bukan membuat kita menjadi mawas diri. justru kita akan semakin lupa dengan diri kita.

jika jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut positif, alhamdulillah semoga kita termasuk orang yang bersih dari dosa. jika jawabannya negatif, mari kita bersihkan dosa-dosa dalam diri kemudian melakukan “reboisasi” agar hati bersih kembali.

akhirnya, hanya kepada Allah lah kita memohon bimbingan agar tidak terjerumus pada kesalahan berulang kali. dan, ketika kesalahan itu dilakukan, mari segera bertaubat, istighfar, dan menebusnya dengan giat melakukan kebaikan-kebaikan.

Sumber : Risalah Jum’at (Agung Tri Antoro)

Tinggalkan Komentar buat Hana.. :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: